Showing posts with label Fatima. Show all posts
Showing posts with label Fatima. Show all posts

Saturday, February 6, 2010

The Main Target...

"That which afflicts the Immaculate Heart of Mary and the Heart of Jesus is the fall of religious and priestly souls. The devil knows that religious and priests who fall away from their beautiful vocation drag numerous souls to hell. The devil wishes to take possession of consecrated souls." - Sister Lucy of Fatima

Can any of us doubt these words of Sister Lucy, especially in light of the terrible scandals that have come to stain the Catholic priesthood? You know in your heart that we are in the midst of a great war. The war is for your soul and souls of your loved ones. We are under attack from all sides, and the attack is directed by satan. When people see a Roman collar, what do many think? Of holiness? Of a spiritual father who will lead them in the fight against the world, the flesh and the devil, and lead them to Heaven? Or do they rather think of the reports of pedophilia and homosexuality; of bishops covering up or even participating in the vices of their fallen priests?
I can't begin to tell you of the pain this causes me...I can't imagine of the heartbreak it must have caused to Catholics around the world.

Being good and holy has never been easy, but never has it been harder than NOW. But many of our priests and bishops are not even aware of the struggle and the relentless assaults of the enemy. They are under attack and don't even know it. There is something that has blinded them. They can't see the enemy or recognize his tactics. They suffer from what Sister Lucy called "DIABOLICAL DISORIENTATION." This is why we must bring Our Lady's Message of Fatima to priests. We must fight against this diabolical disorientation. As any good tactician knows (the devil is a very good tactician!), if you deprive the enemy army of its officers, the leaderless troops can be scattered and destroyed. This is the devil's chief battle plan.

"Perkara yang amat menyedihkan bonda Maria dan Tuhan Yesus Kristus adalah kejatuhan paderi dan para religius dari vokasi mereka." Syaitan amat mengetahui bahawa apabila mereka berjaya menjatuhkan pader-paderi, banyak jiwa yang juga akan diheret ke neraka. Syaitan berikhtiar untuk menguasai paderi dan para religius." - Sr. Lusia, Fatima.

Adakah diantara kita yang masih meragui dengan kenyataan dari Sr. Lusia diatas? terutama pada masa dimana gereja dilanda dengan skandal-skandal paderi? Kita tahu bahawa sekarang ini kita sedang berada dalam peperangan...peperangan untuk menyelamatkan roh kita dan juga roh-roh ahli keluarga kesayangan kita. Kita diserang dari setiap sudut dan serangan ini adalah dari syaitan. Apakah pemikiran umat apabila melihat seseorang yang memakai kolar Roman? Adakah mereka akan memikirkan tentang kekudusan? Adakah mereka akan memikirkan tentang seorang bapa yang akan memimpin mereka melawan daging dan dunia, melawan syaitan dan memimpin umat ke syurga?

Atau adakah perkara sebaliknya berlaku...?...pemikiran yang waspada kerana skandal seks yang sedang berleluasa dikalangan paderi terutama dinegara-negara barat dan para biskop yang mengetahui tentangnya tetapi hanya melihat dan memindahkan paderi terlibat ke paroki yang lain, membendung krisis dan tidak cuba mencari dan melumpuhkan masalah itu dari akar umbinya...Saya sendiri merasa malu dan sedih apabila memikirkan hal ini dan saya rasa ramai umat Katolik diseluruh dunia juga berada dalam keadaan yang sama.

Menjadi seorang yang baik dan kudus bukanlah mudah; apalagi di zaman sekarang...Malangnya, dalam keadaan begini masih ramai paderi dan biskop yang tidak menyedari akan serangan bertubi-tubi dari musuh halimunan ini (syaitan). Mereka diserang dan mereka tidak mengetahui tentang serangan ini. Sister Lusia mengatakan mereka mengalami suatu yang dipanggil "Orientasi Dibolikal". Disebabkan inilah mereka perlu diberitahu akan keadaan gereja sekarang dan mesej dari Fatima. Umat-umat yang menyedari akan dibolikal ini perlu memeranginya. Syaitan amat licik...dia tahu bahawa mana-mana kumpulan atau organisasi yang tidak mempunyai seorang ketua adalah satu organisasi yang lemah. Tanpa seorang ketua, kesatuan diantara ahli-ahlinya tidak akan wujud. Dalam peperangan, taktik atau strategi melawan musuh adalah penting sekali. Maka ahli-ahli religius terutama paderi-paderi menjadi sasaran utama syaitan. Inilah taktik musuh kita sekarang...menjatuhkan sebanyak paderi yang boleh...

Thursday, February 4, 2010

What are the errors of Russia?



In the third apparition of Our Lady in Fatima, on 13th July, 1917, Our Lady warned that if man does not:

“Stop offending God, another even worse war will begin in the reign of Pius XI… To prevent it [the war], I will come to ask for the consecration of Russia to my Immaculate Heart and the Communion of reparation on the first Saturdays. If they listen to my requests, Russia will convert and there will be peace; if not, it will spread its errors throughout the world, promoting wars and persecutions of the Church. The good will be martyred; the Holy Father will have much to suffer, and several nations will be annihilated.

What exactly are these errors of Russia, of which Our Lady speaks? What was so different about Russia, that Our Lady should single it out with such a comment?

The Russian Revolution took place in 1917. Its fruit in Russia was the formation of a new regime that became the foundation of the Soviet Union, which did, as Our Lady had predicted, promote wars and persecutions of the Church, where the good were martyred, which did annihilate several nations and which caused the Holy Father to suffer much.

This new regime was atheistic, and it persecuted religion, especially the Catholic Church. It enacted laws to diminish the role of the family and to abolish private property. It was the first government in modern times to openly promote abortion on demand, years before the Eugenic Program of Nazi Germany, and long before abortion was legalised in any western country. The breakdown of the family was almost complete in soviet society. The government usurped the place of parents in educating children. It interfered in every detail and every aspect of the life of its citizens. All power and authority were centralised.

The errors of Russia, as Our Lady predicted in 1917, would be spread throughout the world. Already much of our legislation, and indeed that of every western country, is greatly influenced by the laws and especially by the ideology of the old Soviet Union. And like in the Soviet Union, the breakdown of the family is well advanced throughout the western world.


Do we want these errors in our country? Or in our neighbouring countries? Or in many other countries? The expression that comes from Sabahans when they truly fear something is ...ehh paalis...the choice is in your hands...Join the 12-Million Rosary Crusade which ends on 25 March 2010.



Dalam penampakkan ke-3 Perawan Maria di Fatima, iaitu pada 13 Julai 1917, dia memberi amaran kepada manusia:

"Jika manusia tidak berhenti dari memurkakan Tuhan, satu perang dunia yang lebih dashyat akan meletus semasa pemerintahan Pius XI...(Maria mengatakan tentang Perang Dunia ke-2). Untuk mengelakkan dari meletusnya perang ini, saya datang meminta 'Konsekrasi Russia kepada Hati Suci Saya' dan kesatuan kerja-kerja penebusan pada setiap hari Sabtu pertama. Jika permintaan saya dipenuhi, Russia akan menganut agama Katolik dan dunia akan aman; jika tidak, Russia akan menyebarkan kejahatan-kejahatannya (errors) keseluruh dunia, mempromosikan peperangan dan melakukan penyeksaan terhadap gereja Katolik. Orang baik akan menjadi martir, Bapa Kudus (Paus) akan melalui banyak penderitaan dan banyak negara akan musnah dan lenyap dari mukabumi."

Apakah sebenarnya kejahatan-kejahatan Russia yang disebut oleh Perawan Maria? Mengapa negara Russia dan tidak negara lain, apa yang unik tentang Russia sehingga Perawan Maria hanya menyebut nama negara ini?

Revolusi Russia berlaku pada tahun 1917, tahun yang sama dengan penampakkan Maria di Fatima. Buah dari revolusi ini adalah pembentukan satu regim baru yang mencipta asas dalam pemerintahan Soviet Union atau U.S.S.R. (U.S.S.R berpecah pada tahun 1991), satu pemerintahan (seperti yang diprofesikan oleh Maria) yang mempromosikan peperangan dan penyeksaan terhadap gereja, dimana orang baik menjadi martir, dan telah menghancurkan beberapa negara didunia yang menyebabkan Paus banyak menderita.

Regim ini menganuti kepercayaan atheis dan bersikap anti-agama, terutamanya agama Katolik. Ia membuat undang-undang yang menghadkan tanggungjawab ibubapa dalam sesebuah keluarga (kerajaan lebih berkuasa dalam keluarga) dan menghapuskan pemilikan harta persendirian. Ia adalah kuasa pemerintahan yang pertama dalam zaman moden ini, menghalalkan pengguguran anak secara terbuka, beberapa tahun lebih awal dari Program Eugenik semasa pemerintahan Nazi di Jerman dan jauh lebih awal dari kelulusan undang-undang membenarkan pengguguran anak di negara-negara barat. Penghancuran keluarga-keluarga di negara Soviet Union adalah pada tahap maksima. Campurtangan dari kerajaan dalam pembelajaran anak-anak menyebabkan ibubapa tidak berkuasa langsung. Kerajaan mencampuri urusan keluarga dalam setiap detail dan dalam setiap aspek kehidupan rakyatnya. Semua kekuasaan dan autoriti adalah pada pusat - kerajaan.

Kejahatan-kejahatan dari Russia, seperti yang diprofesikan oleh Maria di Fatima, telah pun dan masih sedang disebarkan diseluruh dunia. Pada masa ini pun, sistem perundangan kita banyak dipengaruhi, terutamanya di negara-negara barat, dengan undang-undang dan ideologi dari Soviet Union. Seperti keluarga di Soviet, kita juga sedia maklum, keluarga-keluarga di negara barat sedang menuju kearah kehancuran.

Adakah kita menginginkan semua ini berlaku di negara kita? atau negara-negara jiran kita? atau negara-negara lain? Orang Sabah apabila membuat ekspresi takut akan menyebut...eh paaalis...Keputusan terletak pada tangan setiap orang...Janganlah membuang masa lagi, ikutilah Jihad 12-Juta Rosari yang akan tamat pada 25 Mac, 2010 ini.

Wednesday, February 3, 2010

Russia, the Instrument of Chastisement...

"Many times the Most Holy Virgin told my cousins Francisco and Jacinta, as well as myself, that many nations will disappear from the face of the earth. She said that Russia will be the instrument of chastisement chosen by Heaven to punish the whole world if we do not beforehand obtain the conversion of that poor nation." - Sr. Lucy of Fatima

"You have seen hell where the souls of poor sinners go. To save them God wishes to establish in the whole world Devotion to my Immaculate Heart. If what I say to you is done, many souls will be saved and there will be peace... - Sr. Lucy of Fatima, Bl. Jacinta & Bl. Francisco

"Kerapkali Perawan Maria memberitahu dua orang sepupu saya, iaitu Francisco dan Jacinta, termasuk diri saya sendiri, bahawa banyak negara akan lenyap dari mukabumi ini. Negara Russia telah dipilih oleh Syurga sebagai instrumen untuk menghukum seluruh dunia jika Gereja Katolik tidak membuat konsekrasi yang akan menakluki negara itu ke agama Katolik." - Sr. Lusia dari Fatima

"Kamu telah pun melihat neraka, tempat dimana roh-roh pendosa dibuang. Untuk mengelakkan lebih banyak roh masuk ke neraka, Tuhan menginginkan 'Devosi kepada Hati Suci Maria' disebarkan ke seluruh dunia. Jika permintaan saya dipenuhi, banyak roh akan selamat dan dunia akan aman... - Sr. Lusia, Bl. Jacinta & Bl. Francisco

Jika Russia telah dikonsekrasikan (terakhir pada tahun 2000), mengapa malapetaka demi malapetaka yang melibatkan kehilangan berjuta-juta nyawa masih berlaku sehingga hari ini...yang terbaru adalah gempabumi 7.0 magnitud yang berlaku di Haiti. Jawapannya adalah kerana = Konsekrasi Russia belum dilaksanakan.

Sunday, January 31, 2010

Konsekrasi Negara Russia...

Semasa Hari Paska tahun 2009, Superior General Persatuan Santo Pius X atau SSPX, Biskop Bernard Fellay, telah mengumumkan satu Jihad atau Crusade, dinamakan '12 Million Rosary Crusade' (bermula Mei 1, 2009 - Mar 25, 2010), meminta Bapa Kudus, Paus Benedict XVI, memenuhi permintaan Bonda Maria (Semasa Penampakkan Fatima 1917) iaitu membuat konsekrasi Russia kepada Hati Suci Bonda Maria (Immaculate Heart) dan konsekrasi ini mestilah dibuat serentak dengan semua biskop gereja Katolik diseluruh dunia. Saya mengulangi dengan jelas lagi - Bonda meletakkan dua syarat, iaitu:

1. Konsekrasi Russia kepada Hati Suci Bonda Maria (Immaculate Heart of Mary), diketuai oleh Paus Gereja Katolik

2. Konsekrasi ini mestilah dilakukan bersama-sama dengan semua biskop Katolik diseluruh dunia (maksudnya semua paroki dibawah jurisdiksi semua biskop diseluruh dunia) dilakukan serentak (satu masa ditetapkan tidak kira ada perbezaan siang dan malam diantara negara-negara di Utara, Selatan, Timur ataupun Barat).

Walaupun Vatikan-II telah beberapa kali mengeluarkan kenyataan bahawa konsekrasi Russia telah dilaksanakan, tetapi jelasnya semua konsekrasi tersebut tidak memenuhi syarat-syarat diatas kerana tidak ada penyertaan dari biskop diseluruh dunia dan negara Russia tidak disebut.

Konsekrasi ini amat penting kerana ianya akan menyelamatkan banyak jiwa dan memastikan keamanan didunia; satu kenyataan yang sukar dipercayai oleh kebanyakkan umat Katolik. Tetapi adakah permintaan Bonda Maria, bonda Tuhan, patut diendahkan, atau dilengah-lengahkan? Ramai umat Katolik sehingga hari ini pun tidak mengetahui akan kisah di Fatima 1917 dan merasa sangsi akan permintaan dari Bonda Maria ini...Pada akhir zaman ini, bonda Maria, bonda Yesus Tuhan kita, amat mengetahui akan kesusahan yang sedang dan akan menimpa umat manusia. Jelas sekali, dia adalah seorang ibu yang sangat prihatin dan ingin membantu anak-anaknya (kita telah pun diambil olehnya sebagai anak-anaknya - Yohannes 19:26).

Bonda Maria mengatakan jika permintaannya tidak dilaksanakan, banyak negara akan musnah (bak padang jarak padang tekukur), banyak jiwa akan hilang sehinggakan manusia yang selamat semasa 'hukuman' (chastisement) akan merasa iri hati dengan manusia yang sudah mati...(renungkan maksud bonda disini, bayangkan betapa dasyhatnya keadaan pada masa akan datang). Dengan amaran sebegini, bukankah kita sepatutnya merasa takut, bertaubat dan dengan segera melaksanakan permintaan bonda Maria? Tidak ada alasan untuk melengah-lengahkan...sesuatu perkara yang boleh dan senang dilakukan tetapi dikomplikasikan kerana ia bertentangan dengan ajaran Vatikan-II.

Perkara tentang 'Konsekrasi Russia' ini dipandang remeh oleh para religius Novus Ordo dan paus-paus dalam era Vatikan-II 'tidak berani' memenuhi permintaan Bonda Maria ini kerana isu sensitif yang berkaitan dengan penyebutan negara Russia. Begitu juga misi gereja yang diberikan oleh Yesus kepada kita - Markus 16: 15-16 - "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum." - telah digantikan dengan misi duniawi. Pengkhutbaan ajaran Katolik kepada umat lain tidak lagi penting; ekumenisi adalah agenda yang dilaung-laungkan iaitu sikap berbaik dan bersaudara diantara satu sama lain dan bukan penerangan tentang penyelamatan jiwa melalui Penyaliban Yesus Kristus. Perkara yang sangat serius lagi adalah menyamakan taraf 'Tritunggal Kudus' dengan Tuhan palsu. Maka tidak hairanlah bonda Maria begitu sedih sekali; terlalu ramai umat Katolik yang hanya tinggal nama sebagai penganut Katolik sahaja tetapi tidak pun mengetahui ajaran asas gereja Katolik. Apa sudah jadi dengan peranan RCIA; adakah ajarannya masih Katolik? Adakah ibubapa Katolik masih Katolik?

Yesus mengatakan kepada Sister Lucia pada tahun 1936, 'Konsekrasi Russia akhirnya akan dilaksanakan tetapi ianya sudah terlalu lambat' (maksudnya semasa konsekrasi dibuat terlalu banyak jiwa yang sudah hilang). Adakah anda sebagai seorang Katolik melaksanakan tanggungjawab anda? Atau anda juga adalah seperti kebanyakkan Katolik yang hanya ingin 'tunggu dan lihat'...membiarkan masa berdetik lalu dan menyesalinya dikemudian hari...

Penerangan dalam Bahasa Inggeris:
12-Million Rosary Crusade
Why We Must Get Russia Consecrated

Friday, July 31, 2009

Apakah pesanan Maria di Fatima?

Apakah pesanan Bonda Yesus kepada tiga budak gembala semasa penampakkannya di Fatima? Sehingga hari ini, terlalu sedikit jumlah umat Katolik yang mengetahui tentang cerita ‘Fatima’ ini. Saya percaya jumlah umat yang tidak sedar, tidak tahu langsung tentang peristiwa ini adalah sangat besar. Sebenarnya sudah terlalu banyak cerita ‘Fatima’ yang telah ditulis dan dimuatkan ke dalam halaman web di internet (kebanyakkannya dalam bahasa Inggeris), namun keadaannya adalah seperti ‘masuk telinga kanan, keluar telinga kiri’…para religius juga amat jarang atau (seakan-akan) hampir tidak pernah menceritakan tentangnya.


Mungkinkah juga masalah bahasa menjadi penghalang kepada penyebaran pesanan-pesanan di Fatima ini? Sepanjang riwayat hidup saya, saya cuma mendengar cerita ‘Fatima’ yang disensasikan dan ianya banyak disampaikan dalam bentuk ‘surat berantai’ yang (pada pendapat saya) bertujuan untuk menakut-nakutkan umat dari cuba menerangkan perkara sebenar. Pada posting saya kali ini, saya akan membuat huraian pendek/ suatu ringkasan tentang pesanan-pesanan bonda Yesus di Fatima. Huraian ini adalah berdasarkan buku yang ditulis oleh Paderi John de Marchi, didalam bukunya yang berjudul ‘Cerita Benar tentang Fatima’ (The True Story of Fatima).


Sebelum bonda Yesus, iaitu Perawan Maria menampakkan dirinya kepada tiga budak gembala pada tahun 1917 iaitu, Lusia, Jasinta dan Fransisko, malaikat penjaga negara Portugal (Guardian angel of Portugal) terlebih dahulu menampakkan dirinya sebanyak dua kali pada tahun 1916 kepada budak-budak itu. Malaikat ini mengajar budak-budak itu beberapa doa.


Pada 13 Mei, tahun 1917, buat pertama kalinya, bonda Maria menampakkan dirinya kepada budak-budak itu. Ini seterusnya diikuti pula dengan lima lagi penampakkan, dengan setiap penampakkan berlaku pada 13haribulan setiap bulan kecuali pada bulan Ogos, apabila budak-budak itu telah dicolek dan dikurung dalam rumah majistret. Budak-budak itu telah dituduh menyebarkan cerita palsu dan mereka dianggap bertanggungjawab menyesongkan ramai umat. Tetapi hakikatnya, mereka hanyalah budak-budak gembala yang lurus, yang mempunyai hati yang murni, yang hanya berminat untuk mengongsikan perkara yang telah dilihat dan dilalui oleh mereka. Mungkin ramai yang berfikir, betulkah cerita Fatima ini? Mungkinkah budak-budak itu telah ‘membuat’ cerita? Apakah bukti ianya adalah dari Tuhan? Satu kajian teliti telah dibuat mengenai penampakkan ini dan paus telah pun mengumumkan akan kesahihan/ kebenaran cerita Fatima. Antara mereka bertiga, Fransisko adalah yang pertama meninggal dunia iaitu pada 4 Apr 1919. Jasinta meninggal pada 20 Feb, 1920. Lusia menjadi seorang rahib dan meninggal pada 13 Feb 2005.


Pesanan-pesanan bonda Yesus di Fatima (disampaikan kepada tiga budak gembala):


i. Penampakkan pertama - Perawan Maria menjanjikan syurga kepada ketiga budak-budak gembala itu.


ii. Penampakkan kedua (13 Jun 1917) – “Semasa berdoa Rosari, masukkan doa ini sebelum misteri, "Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke syurga, terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin."


ii. Penampakkan ketiga (13 Julai 1917) – “Kamu telah melihat neraka – tempat dimana roh-roh pendosa dimasukkan. Untuk menyelamatkan banyak roh, Tuhan mengkehendaki Devosi kepada Hati Suci saya disebarkan ke seluruh dunia. Untuk mengelakkan peperangan, kebuluran, penentangan terhadap gereja dan Paus, saya meminta KONSEKRASI NEGARA RUSSIA KEPADA HATI SUCI SAYA dan KESATUAN/ KOMUNI DALAM KERJA-KERJA PENEBUSAN PADA SETIAP HARI SABTU PERTAMA SETIAP BULAN. Jika permintaan saya dipenuhi, Russia akan menjadi Negara Katolik, dan dunia akan aman damai. Jika permintaan saya tidak dibuat, Russia akan menyebarkan ‘kejahiliannya’ keseluruh dunia dan peperangan dan penentangan hebat terhadap gereja akan terjadi; ramai umat baik akan menjadi martir, paus akan menderita, dan banyak negara akan lenyap; tetapi akhirnya HATI SUCI SAYA AKAN MENANG. Paus akan mengonsekrasikan Russia kepada Hati Suci say, banyak jiwa yang akan dimenangi, dan satu keamanan akan diberikan kepada dunia. Di Negara Portugal, dogma iman akan tetap dipeliharai etc”


iii. Penampakkan keempat ( 19 Ogos 1917) – “Saya akan membuat mukjizat pada bulan terakhir iaitu bulan Oktober. Santo Yosef akan datang dengan Yesus (sebagai seorang bayi) untuk memberikan keamanan kepada dunia. Tuhan Yesus akan datang memberkati umat. Disamping itu, Maria sebagai Wanita Rosario (Our Lady of Rosary) dan Wanita Sedih (Our Lady of Sorrow) akan juga datang.”


iv. Penampakkan kelima (13 Sept 1917) – Ulangan pesanan keempat.


v. Penampakkan keenam (13 Okt 1917) – Peristiwa yang paling bersejarah dalam gereja Katolik iaitu ‘Mukjizat Matahari’. Ianya disaksikan oleh lebih kurang 70,000 orang.

Wednesday, June 24, 2009

Adakah konsekrasi RUSSIA telah dibuat?

Dalam masa 70 tahun yang lepas, tiga Paus, dalam percubaan mereka untuk memenuhi permintaan Bonda Maria di Fatima, telah membuat konsekrasi DUNIA (dimana didalamnya adalah termasuk negara Russia). Bonda Maria di Fatima pada tahun 1917, meminta: 'Konsekrasi negara RUSSIA dibuat oleh Paus dan disertai dengan uskup-uskup diseluruh dunia dan konsekrasi itu mestilah dibuat pada masa yang sama (serentak) diseluruh dunia'. Tetapi setakat ini, konsekrasi yang telah dibuat oleh tiga orang Paus adalah konsekrasi DUNIA dan bukannya RUSSIA. Adakah ini dikira sebagai sudah memenuhi permintaan Bonda Maria? Vatikan mengatakan 'Sudah Dipenuhi', ramai umat pula mempunyai rasa kurang keyakinan dan jawapan mereka silih berganti antara 'ya' dan 'tidak'. Tetapi jawapan yang paling kukuh datangnya dari mendiang Sr. Lusia, salah satu dari tiga budak di Fatima semasa penampakkan Maria pada tahun 1917. Sr. Lusia mengatakan permintaan Bonda Maria BELUM ditunaikan lagi.

Konsekrasi DUNIA dibuat oleh:
i. Paus Pius XII pada tahun 1942 dan 1954
ii. Paus Paulus VI pada tahun 1964
iii. Paus Yohannes Paulus II pada tahun 1984 dan 2000

Konsekrasi DUNIA tidak memenuhi permintaan Maria kerana Dia mengatakan, 'semasa konsekrasi, nama negara RUSSIA perlu disebut..'. Pada tahun 1936, Sr. Lusia, menanyakan Tuhan Yesus mengapa Ia tidak dapat memenangi [convert] Russia tanpa Paus perlu menyebut nama negara Russia; Yesus menjawab,

"Saya inginkan seluruh Gereja Katolik mengiktirafkan konsekrasi ini sebagai satu kemenangan Hati Suci Maria, dan ianya akan di venerasikan pada kemudian hari, dan devosi Hati Suci Maria akan diletakkan bersebelahan dengan Hati Kudus Saya"

Dua tahun selepas konsekrasi Dunia dilakukan pada tahun 1984, Paus Yohannes Paulus II membuat doa tambahan pada skrip konsekrasi itu - ' Terangilah minda terutamanya kepada mereka yang masih menunggu konsekrasi yang dipinta oleh Tuhan dari kami' [Mengapa Paus menambahkan doa ini jika mereka (Vatikan) yakin konsekrasi 1984 telah memenuhi permintaan Bonda Maria?] . Mengapa Paus Yohannes Paulus merasakan ia masih perlu membuat satu lagi konsekrasi pada tahun 2000, sedangkan sejak tahun 1989 vatikan dengan berulangkali menyatakan konsekrasi 1984 telah memenuhi permintaan Fatima. Mengapa Sister Lusia ditemuduga sehingga beberapa kali [mengenai permintaan Maria di Fatima] dan mengapakah Paus Yohannes Paulus asyik menanyakan kontek-kontek rapatnya kalau dia sudah memenuhi permintaan Bonda Maria? Jelas sekali, Vatikan sendiri tidak yakin mereka sudah memenuhi konsekrasi Russia. Mereka cuba membuat sebaik dan sebanyak yang boleh tanpa menyebut nama Russia - satu garisan yang mereka belum bersedia untuk menyeberanginya.

Wednesday, January 21, 2009

Power of the Sun

At Fatima on October 13, 1917, everyone within a radius of several miles thought they were about to be consumed by fire. They thought the ball of fire crashing down upon them was actually the sun. They all believed it was the end of the world. Why would a merciful Mother terrorize Her children with fire? Our Lady gave a warning, 'a taste' of what it will be like if the world does not respond to the message of God. If there are not enough Communions of Reparation, three reasons support that there will likely be a nuclear holocaust.

Watch video of second world war - Hiroshima Nagasaki:


In 1917, Her prophecy that "various nations will be annihilated" caused both wonder and astonishment. Since there would not be another deluge, in what other way could entire nations be "annihilated" (which means wiped out, made into nothing)? Then in 1945, it happened. Two cities were wiped out by the first simple atomic bombs. And it is noteworthy that in the very announcement to the world of that "annihilation" the President of the United States said: "Man has learned to harness the power of the sun." At Fatima, the tens of thousands of people thought it was the sun itself falling upon them.

The second reason why we may believe that this prophecy of Our Lady refers to a nuclear holocaust is because it seems logical that man would bring about his own chastisement. A third reason is the theological principle that God does not multiply miracles. Since a nuclear holocaust is right at hand, waiting to happen, why would God send some kind of miraculous fire to wipe out nations especially in the light of His promise after the deluge? We cannot overemphasize that in 1973, on the actual anniversary of the miracle which Our Lady performed at Fatima "so that all may believe," She appeared in Akita, Japan, and said:

"If men do not repent and make penances and sacrifices, the Father will inflict a terrible punishment on all humanity. It will be a punishment greater than the deluge...Fire will fall from the sky and will wipe out a great part of humanity...I alone can still save you from the calamities." This prophecy speaks in almost biblical language. No evil comes from God, but only from sin. But God, seeing the pride and wickedness, which has hardened the hearts of so many man, and which has led the world from one global war to another, permitted man to do what President Truman described: "Harness the power of the sun," a power which simply touching the earth can scorch and destroy.

The famous modern mystic, Marthe Robin (who lived 30 years solely on the Eucharist) remarked with sadness: "This atom bomb! When one thinks that small nations will also have it and only two fools will be needed to ravage everything! (Portrait de Marthe Robin, by Jean Guitton, p.100). In addition to the three logical reasons for believing that the chastisement could be a nuclear holocaust, there is also a scientific reason. According o Dr. J. Rand McNally, who worked on the first atomic bomb, even two or three of the more than 50,000 superbombs now ready for use could cause nuclear holocaust. (State of Emergency, AMI Press)

Kuasa dari Matahari

Pada bulan Oktober tahun 1917, di Fatima, kesemua penduduk yang tinggal dalam beberapa kilometer radius menyangka mereka akan mati hangus dalam api. Mereka menyangka bola api yang jatuh ke bumi adalah matahari. Mereka semua berfikir bahawa kiamat sudah sampai. Mengapa pula Bunda Maria ingin menyakiti anak-anaknya dengan api? Bunda Maria telah memberi amaran, juga pengalaman yang hampir sama (nuklear adalah seakan bola matahari), apabila dunia mengengkari perintah Tuhan. Sekiranya tidak ada penyesalan dan pertobatan yang cukup dari dunia, ada tiga perkara yang bermungkinan besar menyebabkan malapetaka nuklear berlaku.


Pada tahun 1917, nubuat Bunda Maria tentang “beberapa benua akan musnah hancur” membuat ramai yang tertanya-tanya apakah sebenarnya maksud itu. Oleh kerana Tuhan telah berjanji tidak akan menyebabkan ‘bah besar seperti zaman Nuh’, apakah malapetaka lain yang boleh mendatangkan kemusnahan kepada beberapa benua (musnah bagai padang jarak padang tekukur?). Pada tahun 1945, dua letupan bom nuklear ( jenis yang teknologinya belum berapa canggih dibandingkan bom nuklear sekarang) diletupkan di dua bandar di Jepun iaitu, Hiroshima dan Nagasaki. Adakah ini yang dimaksudkan dengan kehancuran beberapa benua? Presiden Amerika apabila mengumumkan pengeboman nuklear di kedua bandar itu, mengatakan , ‘manusia sudah menguasai kuasa matahari’.


Sebab kedua yang menyokong nubuat Bunda Maria tentang pemusnahan kepada beberapa benua itu disebabkan oleh bom nuklear adalah kerana manusia adalah degil, dan dari kedegilan dan kekerasan hati ini, menyebabkan manusia dengan kebodohannya sendiri menyebabkan dunia dihancurkan. Sebab ketiga adalah prinsipal teologi dimana Tuhan tidak akan membuat mukjizat berulang-kali. Oleh kerana dunia sekarang sedang menghadapi ancaman dari letupan beberapa bom nuklear dari beberapa negara di bumi ini, mungkinkah Tuhan juga akan menjatuhkan api dari langit (selain bom nuklear) yang akan menhancur dan membersihkan dunia? Pada tahun 1973, semasa ulangtahun mukjizat matahari di Fatima, Bunda Maria menampakkan diri-Nya lagi di Akita, Jepun dan mengatakan:


“Sekiranya manusia tidak bertobat dan menyesal dari berbuat jahat, Tuhan bapa akan menghukum manusia dengan dashyat sekali. Ianya hukuman yang lebih dashyat dari bah besar semasa zaman Nuh….Api akan turun dari langit dan memusnahkan hampir sebahagian besar dari mukabumi…Saya, Bunda kamu masih dapat menyelamatkan kamu dari malapetaka ini.” Tidak ada kejahatan yang datang dari Tuhan. Kejahatan kesemuanya datang dari dosa. Tuhan, apabila melihat keangkuhan dan kekejaman manusia, yang mana telah menyebabkan beberapa peperangan dunia tercetus, membiarkan saja manusia meneruskan kebodohannya seperti apa yang disebut oleh Presiden Amerika iaitu Truman: “menguasai kuasa matahari”, satu kuasa dimana apabila dunia disentuh, akan menyebabkan segalanya hangus dan hancur.


Seorang mistik yang bernama Marthe Robin (yang hidup selama 30 tahun dengan hanya memakan ‘roti’ atau ‘Tubuh Yesus’) mengatakan dengan sedih sekali: “Bom atom ini! Fikirkan, ada negara kecil juga menyimpannya dan hanya dua manusia ‘tolol’ saja sudah cukup untuk menghancurkan semua yang ada di dunia!.” Disamping tiga sebab diatas, ada juga sebab saintifik yang menyokong nubuat Bunda adalah bom nuklear. Menurut Dr. J. Rand McNally, yang terlibat dalam menyiapkan bom atom yang pertama, hanya dua atau tiga sahaja daripada 50,000 bom atom diperlukan untuk memenuhi fenomena ‘Malapetaka Nuklear’ ini.

Thursday, January 15, 2009

What is the last warning?

Of all the warnings given by Our Lady at Fatima, only one remains, only one has not befallen mankind: "Several entire nations will be annihilated." In 1939, Our Lord used the same word in speaking to Sr. Lucia, "the time is coming when the rigour of My justice will punish the crimes of various nations. Some of them will be annihilated."

Apakah amaran terakhir?

Dalam semua amaran-amaran yang disampaikan oleh Bunda Fatima, cuma satu sahaja yang belum dipenuhi iaitu, "beberapa benua di mukabumi akan dimusnahkan." Pada tahun 1939, Tuhan Yesus Kristus menggunakan kata-kata yang sama kepada Sr. Lucia, "masanya akan sampai apabila kemurkaan Saya akan menghukum jenayah manusia dimukabumi. Ada diantaranya akan dimusnahkan."

Wednesday, January 14, 2009

The Chastisement

We are reminded of the one warning given by Our Lady at Fatima which has not yet befallen mankind: "Several entire nations will be annihilated."

In January of 1992, an amazing meeting took place in Havana, Cuba. World leaders were given the opportunity to see just how close the world had come to a nuclear war. Former U.S. Secretary of Defense, McNamara, who took part in that meeting, said: "It almost happened". The U.S. did not know that among the 42,000 Russian specialists in Cuba at the time of the showdown between Kennedy and Kruschev, the on-the-spot field commanders in Cuba had been empowered to use the nuclear warheads at their own discretion (without calling Moscow). And if Kruschev had not backed down, the war was scheduled to begin within 48 hours.

We are not interested in near misses. But something out of that Havana meeting should interest us immensely. Secretary McNamara, who spent 12 days of that crisis in the Pentagon (day and night), kept saying that when we face such a crisis, we must realize that we are talking about "the death not thousands, or million, but of nations."

Pemurnian Dunia

Tuhan sering memperingatkan kita tentang amaran dari Bunda-Nya di Fatima tentang malapetaka yang akan menimpa manusia iaitu: “beberapa benua di dunia ini akan mengalami kehancuran (atau Pemurnian/Pencucian Dunia).”


Pada tahun 1992, satu mesyuarat dijalankan di Havana, Cuba. Pemimpin-pemimpin dunia diberi peluang melihat bagaimana perang nuklear hampir tercetus. Sekretari Pertahanan negara Amerika Syarikat, McNamara, yang terlibat sama dalam mesyuarat itu, mengatakan: “Ianya hampir berlaku.” Amerika Syarikat tidak pun menyedari bahawa diantara 42,000 orang bangsa Russia yang bertugas sebagai ‘spesialis’ di Cuba pada masa itu, semasa konflik antara Kennedy dengan Kruschev, komander yang diberi tugas membuat keputusan ‘on-the-spot’, telah diberi kuasa untuk memulakan perang nuklear pada bila-bila masa. Dia diberi kuasa mutlak dan tidak perlu mendapatkan kebenaran dari Moscow. Jika Krushev tidak mengalah, perang nuklear sepatutnya dimulakan dalam masa 48 jam.


Kita tidak berminat pada sasaran terlepas. Tetapi ada sesuatu kejadian di Havana yang sepatutnya mendapat perhatian kita. Sekretari McNamara, yang menghabiskan masa selama 12 hari (siang dan malam) di Pentagon, sering mengatakan bahawa apabila kita menghadapi krisis sedemikian, kita mestilah menyedari hakikat bahawa kemusnahan yang akan berlaku dari perang nuklear adalah “Kematian bukan ribuan atau jutaan, tapi beberapa benua dimukabumi.”

Wednesday, August 13, 2008

Gambar gereja Fatima sebelum dan selepas Vat ke-II

Gambar yang pertama adalah gereja Katolik yang lama di Fatima sementara gambar-gambar seterusnya adalah gambar gereja baru di Fatima. Lihatlah betapa jauh bezanya rekabentuk bangunan sebelum dan selepas Vat ke-II. Ciri-ciri bangunan Katolik sama sekali tidak kelihatan pada bangunan gereja baru.

The first picture is the picture of the old Catholic church in Fatima whereas the rest are all pictures of the new collossal monument of Fatima Church. See the great difference in the building architecture between before and after Vat II. The architecture of the new building does not in anyway represent the Catholic identity.